Sidomulyo Timur, 16 Mei 2026 — Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terasa di Masjid At-Taufiq pada hari Sabtu (16/5/2026) saat puluhan warga yang di dominasi Ibu-ibu menghadiri kegiatan wirid gabungan RW 07 dan RW 08.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga sekaligus memperkuat sinergi antarjamaah masjid dan mushola di lingkungan setempat.
Wirid gabungan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari sejumlah kelompok wirid yang selama ini rutin dilaksanakan di beberapa rumah ibadah, yakni Masjid Miftahul Hidayah, Masjid Muslimin, Masjid At-Taufiq, serta Mushola Nurul Yaqin.
Dengan digelarnya kegiatan secara bersama-sama, masyarakat berharap semangat persatuan dan kebersamaan antarwilayah semakin meningkat.
Acara dimulai selepas shalat Ahsar dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan zikir dan tausiah agama. Jamaah yang hadir tampak memenuhi area utama masjid hingga ke pelataran.

Ketua panitia kegiatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa wirid gabungan ini merupakan bentuk upaya memperkuat hubungan sosial dan spiritual di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan lingkungan serta membangun kepedulian antarwarga.
“Selama ini masing-masing masjid dan mushola rutin melaksanakan wirid secara masing-masing. Melalui kegiatan gabungan ini, kita ingin mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang lebih luas di antara masyarakat RW 07 dan RW 08,” ujarnya.
Selain menjadi sarana ibadah dan menambah ilmu agama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan warga sebagai ajang bertemu dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan sosial kemasyarakatan. Suasana akrab terlihat ketika jamaah saling menyapa dan berbincang sebelum maupun sesudah acara berlangsung.


Dalam tausiah yang disampaikan, penceramah mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya memakmurkan masjid serta menjaga tradisi wirid dan pengajian sebagai benteng moral masyarakat.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga agar generasi muda tetap dekat dengan nilai-nilai agama dan kebersamaan,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Kegiatan wirid gabungan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga berharap agenda serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan bergiliran di masjid maupun mushola lain di lingkungan RW 07 dan RW 08.
Salah seorang jamaah mengaku senang dengan adanya kegiatan bersama tersebut karena dapat mempererat hubungan antarwarga yang selama ini jarang bertemu akibat kesibukan masing-masing. Menurutnya, kegiatan keagamaan bersama menjadi sarana efektif untuk membangun komunikasi dan kekompakan masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, dan kemajuan lingkungan masyarakat setempat. Setelah kegiatan selesai, jamaah menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan panitia sambil melanjutkan silaturahmi dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.


Melalui wirid gabungan ini, masyarakat RW 07 dan RW 08 menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat nilai persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
